Cari Tahu Apa Itu Piutang, Jenis-Jenis dan Ciri-Cirinya

Bisnis

Bila belajar tentang akuntansi maka jangan sampai ketinggalan untuk belajar tentang piutang dan hal-hal yang berkaitan di dalamnya. Tak perlu khawatir karena blog pahlevi dan akuntansi akan menjelaskan secara lengkap seputar piutang. Menurut blog ini dijelaskan bahwa piutang merupakan aktiva perusahaan yang mempunyai sifat lancar dan berbentuk kas yang masih akan diterima pada masa yang akan datang serta terdapat di dalam laporan keuangan dari sebagian besar perusahaan.

Pahlevi dan Akutansi

Piutang akan muncul dari penjualan dengan cara kredit yang bertujuan supaya perusahaan bisa menjual produk mereka lebih banyak. Tetapi bisa juga terjadi dari transaksi lain seperti pinjaman dari perusahaan kepada karyawan, pemegang saham dan lain sebagainya. Piutang ini mempunyai jenis-jenis antara lain sebagai berikut.

  1. Piutang Dagang atau Usaha
    Dimana piutang ini muncul karena adanya transaksi penjualan secara kredit pada perusahaan atau pihak lain. Sedangkan piutang dagang adalah tagihan pada pelanggan yang sifatnya terbuka atau tagihan yang tidak disertai instrumen kredit.
  2. Piutang Wesel
    Piutang wesel merupakan klaim yang dibuktikan dengan menggunakan instrumen kredit formal. Jenis piutang ini bisa dikatakan adalah perjanjian tertulis yang dibuat antara debitur kepada pihak kreditur sebagai pembayaran sejumlah uang sesuai surat perjanjian. Dalam instrumen kredit ini debitur bisa membyara di masa yang akan datang sesuai tanggal yang telah ditentukan.
  3. Piutang Lain-Lain
    Jenis piutang ini merupakan piutang non usaha misalnya pinjaman kepada karyawan atau pada pihak yang tidak berkaitan dengan usaha. Jenis piutang lain-lain ini tidak termasuk dalam piutang dagang maupun piutang wesel.

Selain jenis-jenis piutang, adapula ciri-ciri piutang yang harus anda pahami antara lain terdapat nilai jatuh tempo, terdapat tanggal jatuh tempo, terdapat bunga piutang yang berlaku. Nilai jatuh tempo adalah penjumlahan nilai transaksi utama yang ditambahkan pembebanan nilai bunga yang dibayar ketika tanggal jatuh tempo. Selain itu piutang mepunyai tanggal jatuh tempo yang diukur berdasarkan harian atau bulanan. Piutang juga menimbulkan bunga sebagai konsekuensi dari tenggang waktu yang diminta pembeli untuk membayar piutang dan kompensai bagi penjual yang sudah memberikan waktu pembayaran.

Itulah tadi penjelasan mengenai piutang, jenis-jenis dan ciri-cirinya yang bisa menambah wawasan anda. Bila anda ingin belajar lebih jauh seputar piutang atau akuntansi maka silakan saja kunjungi link berikut pahlevi dan akuntansi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *